Kulangkahkan kaki di ujung hari, berjuang mencapai puncak mandalawangi.
Aku rindu padamu, keindahanmu tenangkan hatiku,bangkitkan semangatku..GEDE – PANGRANGO.
Perjalanan yang ku mulai sore itu cukup melelahkan juga tapi semuanya terbayar sudah saat aku mencapai 2 puncak gunung, yaitu GEDE – PANGRANGO, ditambah perjalanan melewati puncak gunung di sepanjang punggungan G.MANDALAWANGI.
Begitu asik juga penuh tantangan, perjalanan yang disangka hanya 2 hari 3 malam itu berlangsung kurang lebih 5 hari 6 malam,mengapa demikian?Hujan yang mengguyur lumayan deras dan angin badai yang menghalau perjalanan kami tak membuat aku dan kedua temanku gentar melewatinya.Tangan yang telah membiru karena dinginya suhu, perut yang lapar serta mulut yang kering karena kehausan kehabisan air tetap tak membuat kita bertiga menghentikan perjalanan.
Tim yang terdiri dari 3 orang,yaitu aku, Ahmad Syarifudin, Denis Christian memulai route perjalanan dari Cipelang atau yang kita kenal sekarang Pondok Halimun.Dengan berbekal peralatan yang lumayan lengkap serta makanan yang hanya cukup untuk 3 hari kami memulai perjalanan mencapai Gede – Pangrango,kira – kira jam 6 sore.
Perjalanan malam yang mengasyikan, di temani 2 lampu obor yang menerangi di setiap langakah,membuat perjalanan kami bertiga semakin bersemangat. 3 jam perjalanan akhirnya kami sampai di CILEUTIK (sumber mata air),kitapun mendirikan tenda disana.
Suasana pagi begitu dekat terasa, hawa sejuk, semilir angin, beningnya embun menemani perjalanan pagi ini bersama kedua temanku.sekitar 1 jam lagi sampai ke Alun – alun SuryaKencana, dimana terdapat hamparan padang EDELLWEISS yang menghampar menghiasinya, sungguh indah ciptaan-Mu Ya ALLAH.
Keindahannya berikan semangat, menjadi obat lelah perjalanan kali ini. Keindahan yang menenagkan hati membuat kita bertiga berniat bermalam di Alun – alun SuryaKencana.
Malam ini cuaca kurang begitu bersahabat, yang asalnya indah, cerah berganti dengan lebatnta hujan, kencangnya badai membuat kita kedinginan. Keadaan tersebut berlangsung selama 2 malam, hingga kitapun menunda perjalanan.Namun di Hari ke dua meskipun cuaca yang begitu buruk tak membuat kami gentar, melewati bebatuan di jalan setapak, pohon – pohon tumbang dan rimbunnya pepohonan.
Puncak G.GEDE, kau tampak indah meskipun kabut tebal menyelimutimu,hujan mengguyur larvamu, indahnya dirimu.
Hanya sebaentar Kami merasakan keindahan itu, Karena kami harus melanjutkan perjalanan mencapai Pangrango sebelum malam tiba.Sekitar jam 5 sore kami sampai disana, hujan yang masih mengguyur membuat kami kesusahan mendirikan tenda.Tangan yang terasa mengeras tak lagi bisa di gerakan,mulut yang terus bergetar menahan dinginnya suhu kala itu.
Pangrango sambutanmu begitu terasa, dinginmu menusuk sampai tulang – tulangku, indah pemandanganmu tak akan ku lupa, aku selalu merindumu.
Pagi hari yang cerah menyambut kami,mebuat kami enggan meninggalkan indahnya ciptaan-Mu Yaa Rabbi..
Perjalanan pulangpun kami awali, mengucap doa meninggalkan jejak kami di Puncak Mandalawangi,menuju arah utara kamipun berlari.
10 jam perjalan pulang kami tempuh, melelahkan memang tapi itu adalah jalan yang kami pilih. Jalan yang jarang di lewati oleh para pendaki lainnya, dengan trek jalan yang bergelombang karena banyaknya puncakan yang di sepanjang punggungan Mandalawangi.Jalan setapak yang tersusun dari tumpukan lumut yang menebal denagn lebar jalan sekitar 50 cm dengan di dampingi sebelah kanan dan kirinya jurang yang cukup dalam, takut juga. Namun di situlah kami melihat keindahan,jajaran punggungan Mandalawangi, Pangrango, Gede, Gemuruh, G.Masigit dengan tebingnya yang begitu terjal.
Meskipun waktu tempuh perjalan pulang terbilang lama, alhamdulilah kami semua sampai dengan selamat.
Perjalanan yang tak akan terlupakan, akan terkenang selam kau masih mengingatnya wahai sahabatku,
Aku Rindu perjalananku
Aku kangen ma semua teman,saudaraku,keluargaku
WANABAKTI, SISPALA, KAMAPALA
Semuanya yang mengenalku
Aku ingin menjelajah lagi
Wisata ke Gede Pangrango
Diposting oleh vikiranza ikmaludin di 23.33 Label: adventure, gede-pangrango, gunung, wisata
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar